<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Glen Lumanau &#187; kawasan</title>
	<atom:link href="http://lumanau.web.id/tag/kawasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lumanau.web.id</link>
	<description>Nothing Special</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Sep 2011 09:33:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Berlibur ke Api Tak Kunjung Padam</title>
		<link>http://lumanau.web.id/2010/06/24/berlibur-ke-api-tak-kunjung-padam.html</link>
		<comments>http://lumanau.web.id/2010/06/24/berlibur-ke-api-tak-kunjung-padam.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 04:06:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Glen Lumanau</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[api]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[padam]]></category>
		<category><![CDATA[pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lumanau.web.id/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Musim liburan telah tiba. Kawasan wisata Api Tak Kunjung Padam di Kota Pamekasan, Madura, mulai dipadati pengunjung. Meski  kondisinya terkesan tidak terawat, namun kawasan wisata tertua di Pulau Madura ini menjadi salah satu obyek wisata andalan. Pengunjung bisa membakar jagung  di atas sejumlah titik api abadi yang keluar dari perut bumi. Fatimatus, salah seorang pengunjung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Api Tak Kunjung Padam" src="http://s.1newspot.com/upload/video/images/28474_player.jpg" alt="Api Tak Kunjung Padam" width="430" height="237" /></p>
<p>Musim liburan telah tiba. Kawasan wisata Api Tak Kunjung Padam di Kota Pamekasan, Madura, mulai dipadati pengunjung. Meski  kondisinya terkesan tidak terawat, namun kawasan wisata tertua di Pulau Madura ini menjadi salah satu obyek wisata andalan. Pengunjung bisa membakar jagung  di atas sejumlah titik api abadi yang keluar dari perut bumi.</p>
<p><span id="more-281"></span></p>
<p>Fatimatus, salah seorang pengunjung asal Surabaya, tampak antusias mengelilingi titik api abadi di luar pagar bersama dua anaknya. Kegiatan warga setempat yang memasak di atas jilatan api abadi, menjadi pemandangan yang bisa dinikmati para pelancong.</p>
<p>Menurut Fatimatus, kawasan wisata ini masih kurang fasilitas pendukung, seperti tempat pematusan dan tempat untuk beristrahat. Tidak heran, jika para pengunjung enggan berlama-lama di lokasi. Pemerintah setempat, seharusnya memberikan perhatian serius karena obyek wisata seperti ini, jarang ditemukan di wilayah lain. Meski demikian, obyek wisata Api Tak Kunjung Padam tetap menjadi tempat favorit para pelancong. Terlebih saat musim liburan sekolah seperti sekarang ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lumanau.web.id/2010/06/24/berlibur-ke-api-tak-kunjung-padam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

