Archive for June, 2009

Miss Indonesia 2009Karenina Sunny Halim (22) telah dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2009. Di final, Nina, begitu ia biasa disapa, dengan lancar menjawab pertanyaan dengan bahasa Inggris. Namun siapa sangka Nina justru sulit berbicara dalam bahasa Indonesia.

Oleh para juri, Nina dianggap punya nilai plus dari semangat jiwa sosialnya, ditambah ketangkasan dan ketepatannya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan juri.

”Nina punya jiwa sosial dan jawaban-jawabannya juga berbobot,” ungkap Liliana Tanoesoedibjo, Ketua Dewan Juri, seusai acara. Nilai lebihnya, Nina menjawab semua pertanyaan dalam bahasa Inggris yang fasih, secara lugas, yakin dan tenang.

Host Tantowi Yahya menyebutkan bahwa pemenang Miss Indonesia adalah perempuan Indonesia yang cantik, berpengetahuan luas, dan berbakat.

Nina yang kelahiran Jakarta 13 Juni 1986 ini adalah jebolan Home Schooling Christian Vocational Academy. Nina memiliki 6 gelar diploma, yakni di bidang Public Relations, Sales and Marketing, Primary Teeching, Economics, Performing Arts, dan Music and Arts. Cewek cantik ini aktif di NGO.

Lalu, gadis yang memiliki prinsip mengutamakan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiaannya sendiri ini pernah ikut turun menjadi pengajar bagi anak-anak korban tsunami Aceh. Kini, Nina aktif mengajar di sebuah SMP di Jakarta.

Tapi, ibu guru satu ini justru tidak lancar berbahasa Indonesia. Menurut kakak kandungnya, artis Steve Emmanuel, Nina dalam kesehariannya memang kerap berbicara dalam bahasa Inggris, karena memiliki ibu asal Montana, Amerika Serikat.

”Saya masih perlu belajar bahasa Indonesia, dan menghafalkan budaya di seluruh 33 provinsi di Indonesia,” ungkap Nina, si bungsu dari empat bersaudara. Tiga hari setelah penobatan, Nina akan memulai kerja sebagai Miss Indonesia. Sedianya, Nina akan melakukan kegiatan sosial untuk anak-anak di Vietnam, bersama Miss World.

Steve merasa surprise dan bangga dengan kemenangan adiknya. Menurut Steve, pihak keluarga baru tahu keikutsertaan Kerenina ini, satu-dua minggu sebelum final digelar.

”Aku awalnya enggak yakin sama sekali, karena ketenaran dan harta bukan tujuan hidup Nina,” papar Steve. Menurut Steve, orangtuanya mendidik anak-anaknya agar tidak berorientasi pada popularitas dan harta duniawi semata.

Gelar Miss Indonesia 2009 jatuh ke tangan Kerenina Sunny Halim, finalis asal DKI Jakarta. Penyematan mahkota kepada Nina dilakukan Miss Indonesia 2008, Sandra Angelia, didampingi Miss World 2008, Ksenia Sukhinova, dalam malam puncak pemilihan Miss Indonesia 2009 yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat (5/6). Acara ini telah disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi RCTI.

Kemenangan ini akan mengantarkan Nina menjadi wakil Indonesia di ajang pemilihan Miss World yang akan digelar tahun ini juga di Johannesburg, Afrika Selatan. Runner-up I Miss Indonesia diraih oleh kontestan asal Sulawesi Barat, Melati Putri Kusuma Dewi, dan Runner-up II adalah peserta asal Bali, Viviane.

Sumber : KOMPAS

Comments 2 Comments »

LimbadMaster of Fakir, Limbad, geram ada yang menyebut acara The Master dinyatakan haram. Menurutnya, orang-orang yang mengatakan demikian hanya karena sirik melihat dirinya punya teknik lebih hebat dari yang pernah ada.

”Syirik, takhayul, dan mistisnya di mana? Wong, aku melakukan semua atraksi dengan nyali, keberanian, dan aku mampu, kenapa tidak? Aku siap-siap aja untuk beraksi di depan para kiai itu. Mungkin, orang-orang itu harus lihat dengan mata kepala sendiri, karena di televisi kan sudah dikonsep jadi sebuah hiburan,” ucap Limbad melalui istrinya, Susi Indrawati, saat dihubungi Warta Kota, melalui telepon, Sabtu (6/6).

Limbad menekankan bahwa dirinya tak pernah mendalami ilmu hitam untuk melakukan ini semua. Teknik-teknik tersebut dipelajarinya secara otodidak, dan ilmu itu dinamakan ilmu fakir, magic kuno yang berasal dari India.

Tapi memang, Limbad tak bisa membuktikan trik yang dilakukannya. ”Mas Limbad hanya bisa membuktikan bahwa tekniknya tanpa ilmu hitam, dan dia berani melakukan itu jika para kiai memintanya. Itu bukan masalah besar,” tutur Susi lagi.

Sementara, pemenang The Master, Joe Sandy, menjelaskan bahwa dia dan Limbad adalah para pekerja misteri yang menyajikan magic dengan konsep entertainment. ”Acara seperti ini banyak diminati masyarakat, meski mereka tak tahu triknya gimana,” ucap Joe. Menurut bujang priangan ini, sulap, magic, atau ilusi memang tidak mungkin dibuktikan triknya.

”Ibarat buku TTS. Buku TTS kalau dijual sudah diisi semua, mana ada yang beli? Kalau harus dibuktikan triknya, demi menampik ada mistis atau tidak, ya tidak menarik lagi dong, acara ini. Sulap itu kan menghibur. Orang hilang begini, ditusuk itu gampang. Semua ada caranya, dan kalau dikasih tahu, ya enggak seru lagi,” jelasnya.

Produser The Master, Fabian Dharmawan, pernah menjamin takkan ada ilmu hitam atau mistis, atau mantra dalam semua permainan di The Master. ”Kita pasti tahulah, dan bisa lihat, apa Limbad punya keahlian dari dunia lain atau gaib. Pokoknya, siapapun yang bisa buktikan ada mistis, atau ilmu hitam dipakai di The Master, kita (pihak RCTI) kasih hadiah. Kami yakinkan, semua ini adalah keahlian,” tegas Fabian.

Sumber : Warta Kota

Comments No Comments »

Kylie Minogue performs at a ski resort in Austria and reveals how life has changed for her after beating breast cancer. (May 5)

View Video

Source : KOMPAS-TV

Comments No Comments »

Pakistan Makes Gains in Key Swat Valley Town
Residents of the Swat Valley’s main town of Mingora on Sunday assessed the damage, a day after the Pakistani military claimed to have retaken the city from the Taliban

View Video

Source : KOMPAS-TV

Comments No Comments »

This aerial view shows new homes being constructed to the north of Banda Aceh on the island of Sumatra in 2006. A massive underwater mountain discovered off the Indonesian island of Sumatra could be a volcano with potentially catastrophic power, a scientist said Friday

A massive underwater mountain discovered off the Indonesian island of Sumatra could be a volcano with potentially catastrophic power, a scientist said Friday.

Indonesian government marine geologist Yusuf Surachman said the mountain was discovered earlier this month about 330 kilometres (205 miles) west of Bengkulu city during research to map the seabed’s seismic faultlines.

The cone-shaped mountain is 4,600 metres (15,100 feet) high, 50 kilometres in diameter at its base and its summit is 1,300 metres below the surface, he said.

“It looks like a volcano because of its conical shape but it might not be. We have to conduct further investigations,” he told AFP.

He denied reports that researchers had confirmed the discovery of a new volcano, insisting that at this stage it could only be described as a “seamount” of the sort commonly found around the world.

“Whether it’s active or dangerous, who knows?” he added.

The ultra-deep geological survey was conducted with the help of French scientists and international geophysical company CGGVeritas.

The scientists hope to gain a clearer picture of the undersea lithospheric plate boundaries and seafloor displacement in the area, the epicentre of the catastrophic Asian quake and tsunami of 2004.

The tsunami killed more than 220,000 people across Asia, including 168,000 people in Aceh province on the northern tip of Sumatra.

Indonesia is on the so-called Pacific “Ring of Fire,” where the meeting of continental plates causes high volcanic and seismic activity.

Source : AFP

Comments No Comments »

Lautan Mega

The cruise ship “Lautan Mega” caught fire in Pisang island waters, Padang city, West Sumatra province Monday. The 26.8 meters long and 6 meters wide basically fiber vessel caught fire due to a short circuit at the guest hall when two crew members tried to fire the ship’s engines at 9 a.m local time.

“The flames quickly spead to the guest hall, and destroyed the entire body of the ship carrying 3.5 tons of premium gasoline,” Head of the Padang city fire squad Budhi Erwanto said here Monday. Budi said the two crew members managed to escape the fire by jumping overboard.

“The Padang city fire squad could not do much, because the ill-fated vessel cast its anchor far into the sea,” he said. “The disaster caused Rp 1 billion in material loss.”

The ship wreck has been towed to the nearest island (Pisang), to prevent the wreck from obstructing passing ships.

Source : KOMPAS

Comments 1 Comment »