Permainan Perusahaan Besar kah?

Akhir-akhir bulan, memang waktunya gajian yayy!!! Akan tetapi, tagihan-tagihan bulanan pun berdatangan hiks!!

Gw adalah pelanggan internet dari ****** untuk paket rumahan. Awalnya pasang ****** gara-gara tergiur oleh harga bulanannya yang murah yaitu Rp. 99.000,- / bulan, dengan kecepatan 384Kbps. Cukup lah buat di rumah yang ngga pernah download file besar.

Setelah beberapa bulan, datanglah tagihan sebesar Rp. 135.000,- dengan alasan “kami informasikan dalam rangka meningkatkan mutu layanan dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, ****** mempunyai komitmen untuk mempertahankan kualitas speed yang diperlukan oleh Bapak/ Ibu“. Ok lah masih bisa diterima dengan speed yang dinaikkan menjadi 512Kbps.

Selang waktu beberapa bulan, datanglah kembali tagihan sebesar Rp. 195.000,- dengan alasan yang masih sama “kami informasikan dalam rangka meningkatkan mutu layanan dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, ****** mempunyai komitmen untuk mempertahankan kualitas speed yang diperlukan oleh Bapak/ Ibu“. Speed internet dinaikkan lagi menjadi 1Mbps.

And akhirnya akhir bulan September 2011 ini, kembali datang tagihan sebesar Rp. 235.000,- dengan alasan yang tentu saja tidak berbeda “kami informasikan dalam rangka meningkatkan mutu layanan dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, ****** mempunyai komitmen untuk mempertahankan kualitas speed yang diperlukan oleh Bapak/ Ibu“. Dan lagi-lagi, speed dinaikkan jadi 1,5Mbps.

Continue reading

Posted in Umum | 13 Comments

Bagaimana cara install Xen Virtualization di Debian 6.0 (Squeeze)

XenDi salah satu perusahaan tempat saya bekerja, kebetulan sekarang ini sering overload. Dan gak punya server dengan spesifikasi yang sesuai, cuma punya beberapa server dengan specs yg “Maknyuz” dan pastinya jadi overkill

Karena waktu yang mepet, daripada tidak ada tambahan pasukan, jadi digunain aja server itu. Cara agar biar tidak jadi overkill yaitu dengan membuat Virtualization terhadap server tersebut. Apa sih Virtualization itu? Bahasa mudahnya, artinya ada 1 server besar, tapi kita pecah menjadi beberapa server kecil. Tapi fisiknya sendiri tetap hanya 1 server.

Yuk sekarang kita masuk ke bagian teknisnya :)

Continue reading

Posted in Unix | Tagged , , , , , | 6 Comments

Penjaga Gerbang Tol yang Tidak Jujur

Kicir Kicir Ancol - Dufan

Kicir Kicir Ancol - Dufan

Kemarin ini tamu datang dari luar negeri, minta diajak keliling Jakarta. Salah satu tempat yang pengen dia kunjungi adalah Dufan. Di sana pada main Kicir-kicir, Tornado, dan lain-lain. Ternyata menurut orang “bule”, permainan yang paling menyeramkan buat mereka adalah Kicir-kicir. Mereka sampe kapok naik permainan itu.

Setelah naik kicir-kicir, lanjut ke Tornado. Tapi ternyata kata tuh “bule”, naik Tornado gak terlalu menyeramkan kalo dibandingkan dengan kicir-kicir.

Continue reading

Posted in Umum | Tagged , , , , , , | 5 Comments

‘No buffer space available’ error on FreeBSD

‘No buffer space available’ ussualy happended on a high traffic FreeBSD servers. The reasons of that error is the request of socket buffer (send/recv) is higher than maximum socket buffer.

Default value of them are

kern.ipc.maxsockbuf: 262144
net.inet.tcp.recvspace: 65536
net.inet.tcp.sendspace: 32768

Continue reading

Posted in Unix | Tagged , , | 4 Comments

Forgot root password on FreeBSD

A few days ago, I forgot my FreeBSD root password. It because of too many servers and password that I’m using. It’s not a big problem. Because we can reset the password if we have the server in front of us. We’re unable to retrieve the root password on remote situation (if it’s posibble, then it means the server is NOT secure).

It’s very easy to reset our root password. Here’s the step

Continue reading

Posted in Unix | Tagged , , , | Leave a comment